Jumat, Februari 15, 2008

Bagaimana mendeteksi kebohongan ?

Teknik mendeteksi suatu kebohongan dalam suatu wawancara atau interview harus dikuasai oleh para polisi, jaksa, fraud examiner atau auditor sehubungan dengan tugas yang diemban. Hal ini bisa juga dikuasai oleh orang-orang yang tidak mempunyai profesi seperti di atas seperti manager, pemilik perusahaan atau orang biasa. Ini berguna untuk mencegah diri mereka menjadi korban penipuan atau kebohongan lainnya. Namun, hendaknya ini digunakan secara bijaksana, karena tidak semuanya bisa tahan mengetahui seseorang, misalnya mengetahui suami atau istri mereka berbohong.


Tanda-tanda kebohongan


Body Language of Lies:


• Gerakan tubuh secara keseluruhan kaku, canggung dan ekpresi wajah keliatan lebih tegang dari biasanya.
• Seseorang yang berbohong kepada anda selama pembicaraan dengan anda selalu berusaha menghindari kontak mata langsung. Kalau pun terjadi kontak mata, hanya sebentar saja.
• Tangan sering menggaruk-garuk wajah, hidung, kepala dan leher.

Emotional Gestures & Contradiction


• Gerakan tubuh untuk merespons emosi telihat gugup.
• Bicara terbata-bata dan pelan..
• Jawaban terlihat tidak pas dengan expresi wajah dan tubuh.
• Ekpresi wajah terbatas pada gerakan mulut saja.

Interactions and Reactions


• Seseorang yang bersalah akan membela diri. Sebalik, orang yang jujur sering kata-katanya menyerang atau menyudutkan orang lain.
• Seseorang yang berbohong tidak senang berlama-lama berhadapan dengan orang yang menanyai/menginterogasinya. Biasanya mereka akan mengeser kepala dan tubuhnya menjauhi sipenanya.
• Seseorang yang berbohong secara tidak sadar menempatkan benda antara dia dan kita. Bila ia seorang perokok maka ia akan menghisap rokoknya berbeda dari normal. Mungkin terburu-buru, tangan gemetar atau terlihat tenang dengan isapan rokok yang dalam dan hembusan panjang.

Verbal Context and Content


• Seseorang yang berbohong yang terlihat hati-hati sehingga ia selalu mengulangi pertanyaan anda sebelum menjawabnya. Contoh : Di mana anda malam itu? Sebenarya bisa dijawab langsung tetapi seorang yang berbohong cenderung mengatakan, “ Malam itu saya ada di….”
• Seorang yang berbohong mungkin akan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan? Misalnya surat ini mengapa hanya anda sendiri yang tandatangan? Dijawab : apakah salah jika saya sendiri yang tandatangan?
• Seseorang yang berbohong mungkin banyak bicara tetapi bukan hal yang penting dan sesuai pokok pembicaraan. Mereka tidak suka ada keheningan antara mereka dan kita.
• Seseorang yang berbohong mungkin berbicara datar-datar saja. Tidak ada tekanan pada kata-kata yang seharusnya diucapkan dengan khusus.

Other signs of a lie:
• Jika anda percaya seseorang berbohong kepada anda, ubah pokok pembicaraan cepat. Perhatikan wajah orang itu akan berubah dari kaku/tegang menjadi tenang/relax dan terlihat dari intonasi kata-kata yang berbeda dari sebelummya. Berbeda dengan orang yang berbohong senang dengan pergantiaan pokok pembicaraan dengan tiba-tiba, orang yang tidak berbohong akan heran mengapa pokok pembicaraan berubah. Apabila orang yang jujur ini belum merasa selesai dengan pokok pembicaraan sebelumnya, ia akan mencoba balik kembali ke pokok pembicaraan semula.
• Orang yang berbohong menceritakan humor atau mengucapakan makian untuk menghindari pokok pembicaraan.


Penutup :


Semua hal diatas hanyalah alat bantu, kesimpulan akhir apakah seseorang berkata bohong atau memberikan informasi tidak benar harus dicrosscheck dengan fakta di lapangan dan teknik audit lainnya.

Sumber :

How to Detect Lies ( www. blifaloo.com)

Tidak ada komentar: